Lopek Bugi, Makanan Khas dari Kampar

By | September 1, 2019

Siapa sih yang tidak kenal dengan makanan khas Riau yang satu ini? Makanan yang terbuat dari campuran kelapa dan tepung ketan atau beras ketan yang di haluskan, dengan rasanya yang sangat khas, menjadikan lopek bugi ini menjadi makanan yang sangat di gemari oleh masyarakat di riau, kini makanan ini telah meraih rekor muri atas sajian nya yang mencapai 10 ribu buah yang disajikan oleh mahasiswa BEM UNRI yang sengaja di selenggarakan untuk melakukan promosi kuliner khas dari riau ini. Nah sekarang sudah kenal dong ya dengan makanan khas riau yang satu ini tentunya?.

Lopek Bugi sendiri memiliki artian di setiap katanya, yaitu Lopek yang memiliki arti Lepat, dan Bugi yang berarti Ketan. Dan jika di satukan Lopek Bugi memiliki arti lepat ketan, pada zaman dahulu makanan khas Riau yang satu ini merupakan makan khas yang hanya di sajikan hanya untuk kaum bangsawan saja.

Makanan khas Riau yang satu ini seperti sudah menjadi hidangan wajib pada perayaan hari-hari besar, seperti misalnya acara kebudayaan maupun keagamaan, acara balimau, bakasai, dan juga ulang tahun kabupaten Kampar.

Seiring dengan berjalan nya waktu, makanan Lopek Bugi ini sangat mudah di jumpai dan juga sudah dapat di beli di toko oleh-oleh khas riau, ataupun gerai-gerai yang ada di pinggir sepanjang jalan di Pekanbaru maupun di Bangkinang. Karena pada saat ini, makanan Lopek Bugi, sudah banyak yang memproduksi nya, dan bahkan hampir setiap hari.

Karna sangat di gemari oleh masyarakat dan juga menjadi incaran oleh para pendatang sebagai oleh-oleh untuk di bawa pulang, sehingga terdapat suatu desa dimana penduduknya bermata pencarian dengan menjual Lopek Bugi, hingga banyak dari penduduk desa tersebut yang terangkat derajat ekonominya dari hasil penjualan Lopek Bugi. Tepatnya di desa Danau Bingkuang, di jalan Pekanbaru-Bangkinang 34 Km dari pusat Kota Pekanbaru.

Dengan rasanya nya yang khas dan juga letak dari desa Danau Bingkuang yang juga strategis, karena memang merupakan jalan lintas timur yang terhubung dengan Sumatera Barat, sehingga banyak dari kendaraan yang berhenti sejenak saat melewati jalan desa tersebut guna mencicipi dan juga membeli makanan khas Riau ini sebagai oleh-oleh khas Riau.

Dan Lopek Bugi sendiri memilki proses pembuatan yang tidak terlalu rumit yang hanya menggunakan bahan baku yang mudah di dapat, yaitu santan, air pandan, garam, ketan putih ataupun ketan hitam, dan tepung beras, kemudian diaduk menjadi satu hingga menjadi bentuk adonan, dan untuk isian kelapa nya sendiri, menggunakan kelapa masak yang telah di kukus dengan gula pasir.

Awalnya makanan khas Riau Lopek Bugi ini hanya di bungkus dengan daun pisang dan juga biasa di sajikan dengan menggunakan piring, akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, Lopek Bugi ini di kemas dalam mika plastik yang memudahkan nya untuk di bawa.

Lopek Bugi makanan khas Riau ini sendiri memiliki dua warna, yakni warna hitam dan warna putih. Bentuk dan sajiannya sendiri sama-sama menggunakan lepat. Warna hitam dan warna putih yang ada pada Lopek Bugi ini bukan terbuat dari campuran bahan pewarna, akan tetapi terbuat dari bahan pembuatan nya, untuk Lopek Bugi yang berwarna hitam terbuat dari beras ketan hitam, begitu juga dengan Lopek bugi yang berwarna putih terbuat dari beras ketan putih.

Makanan khas Riau ini walaupun memiliki bentuk yang sederhana, tapi sudah banyak di kenal hingga ke manca negara, dan pastinya Lopek Bugi ini akan sangat siap bersaing dengan jenis makanan dari negara-negara Asean.

Dan dengan akan bebasnya ekonomi Asean yang akan segera berlaku di Indonesia, untuk Riau sendiri sudah siap menghadapinya. Selain itu masyarakat Riau sangat berharap agar Lopek Bugi makanan khas Riau ini menjadi kuliner yang lebih terkenal di riau terlebih dahulu.

Untuk kamu yang sedang berlibur di Pekanbaru, wajib deh bagi kamu untuk mencoba makanan khas Riau ini, pastinya bakalan buat kamu ketagihan di jamin.(Doni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *