Ternyata Usia Sel Tumbuhan Lebih Lama Daripada Sel Hewan

By | September 10, 2019

Di dalam sel hewan dan sel tumbuhan ada beberapa perbedaan. Salah satu perbedaan yang paling terlihat ialah adanya dinding sel. Pada sel tumbuhan mempunyai dinding sel, namun pada hewan tidak mempunyai dinding sel. Untuk perbedaan lainnya ialah jumlah dan juga ukuran dari vakuolanya.

sel hewan

sel hewan

Jika pada hewan selnya punya jumlah vakuola yang banyak dengan ukuran lebih kecil. Dari perbedaan yang disebutkan tersebut, tentu saja anda sudah mengetahui bahwa antara sel tumbuhan dan hewan mempunyai karakteristik berbeda-beda. Dengan adanya perbedaan karakteristik tersebut tentu saja juga memberikan perbedaan umur atau usia pada masing-masing sel.

Lantas sebagian besar dari orang juga kerap menanyakan mengenai usia dari sel tumbuhan dan hewan, mana yang mempunyai jangka hidup lebih lama. Apakah sel tumbuhan atau hewan? Berdasarkan penelitian yang dilakukan para peneliti, sel tumbuhan mempunyai rentan usia lebih lama daripada sel yang dimiliki oleh hewan.

Perbedaan Usia Sel Tumbuhan dan Hewan

Bukti bahwa sel tumbuhan punya usia lebih panjang daripada sel hewan bisa anda lihat dari beda usia hewan tertua dengan tumbuhan tertua yang hidup. Para peneliti menemukan cincin pertumbuhan yang ada pada cangkang bagian luar quahog bisa membantu peneliti untuk membuat estimasi usia dari hewan tersebut.

Usia quahog tersebut mencapai 507 tahun yang menjadi hewan terlama hidup di bumi. Sedangkan pada tumbuhan tertua terdapat pada tumbuhan yang populer yakni the sisters olive trees of Noah yang punya usia sekitar 5000 sampai 6000 tahun. Beda umur antara hewan dan tumbuhan tertua tersebut juga sudah terlihat.

Berdasarkan fakta yang ada, umur tumbuhan bahkan bisa mencapai 10 kali lipat dari umur hewan. Hal ini dikarenakan kedua sel tersebut sangat beda. Perbedaan itu jugalah yang membuat kedua sel tersebut unik. Namun perbedaan itu juga bisa berpengaruh pada umur masing-masing yang hidup di dunia, misalnya pada organela.

Pada sel tumbuhan punya dinding sel, sedangkan pada sel hewan tidak punya dinding sel. Hal ini juga membuat sel tumbuhan bisa bertahan hidup lebih lama, sebab dinding sel sendiri punya fungsi untuk melindungi sel dari ancama luar. Sehingga sel tumbuhan bisa terlindungi. Bahkan dinding sel mempengaruhi gerak dan bentuk mereka.

Penggunaan Energi Untuk Aktivitas

Hal lain yang bisa mempengaruhi usia tumbuhan dan hewan ialah pada jumlah dan juga ukuran vakuola. Anda tentu sudah mendengar bahwa vakuola mempunyai fungsi untuk menghasilkan energi lewat sintesis protein. Pada sel hewan jumlah vakuola banyak dengan ukuran kecil. Tapi jumlah juga belum pasti bisa mengimbangi kebutuhan energi pada sel.

Sel pada hewan sendiri juga aktif bergerak sebab tidak adanya dinding sel, sehingga energi yang diperlukan juga lebih banyak jika dibandingkan dengan sel tumbuhan. Apalagi pada sel tumbuhan punya kloroplas yang bisa menghasilkan makanan sendiri hanya dengan menggunakan karbondiosida, matahari, dan air.

Faktor lain yang mempengaruhi usia dari sel tumbuhan dan hewan ialah kemampuan dari sel dalam menyimpan cadangan makanan. Pada sel tumbuhan bisa menyimpan cadangan makanan yang jumlahnya lebih banyak daripada hewan. Hal ini bisa anda lihat pada salah satu jenis tumbuhan dengan nama teapot ifaly.

Tumbuhan tersebut bisa menyimpan cadangan makanan yang jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan hewan yang mempunyai kemampuan paling banyak dalam menyimpan cadangan makanan yakni unta. Dari sini bisa anda lihat bahwa sel pada tumbuhan bisa bertahan hidup lebih lama jika dibandingkan sel hewan dilihat dari pemakaian energi untuk bertahan hidup.

Summary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *